Iwan Abdurrahman

sebaik-baik manusia adalah yg bermanfaat bagi yg lain
Subscribe

Tragedi Klender

July 04, 2010 By: Iwan Category: Djakarta Tempo Doeloe

Pada bulan Juli 1944 di sebuah kampung Romusha atau kerja paksa di Klender Jakarta geger setelah ratusan romusha mendapatkan suntikan vaksin tifus, kolera dan disentri yang kemudian tewas.  Sebenarnya pemberian vaksin itu bukan dilakukan oleh Lembaga Eijkman tapi Lembaga Pasteur Bandung yang pada waktu itu dikelola oleh militer Jepang.

Seperti dikutip Science Magazine, edisi 2 Juli 2010, beberapa detail dari peristiwa Romusha itu mungkin tidak akan pernah terungkap.  Simpang siur, misalnya, berapa Romusha yang disuntik vaksin yang perkiraannya sebanyak 1500 orang. Read the rest of this entry →

  • Share/Bookmark

Drama Tetanus: Sebuah Riwayat

July 04, 2010 By: Iwan Category: Djakarta Tempo Doeloe

29 Maret 1975 – Drama Tetanus: Sebuah Riwayat

SETELAH ditemukannya vaksin tifus, kolera dan disentri, para ahli mencoba untuk mencampurkan tetanus anatoksin ke dalamnya.  Dengan demikian empat jenis penyakit dapat dicegah hanya dengan sekali suntik.  Sebelum Perang Dunia II, Lembaga Pasteur di Bandung (sekarang Bio Farma) pernah menyelidiki dan mengadakan serangkaian percobaan terhadap binatang.  Namun harapan untuk menemukan faksin baru dan serba guna ketika itu menjadi buntu karena matinya semua kelinci percobaan.  Bahan-bahan penelitian tadi dilemparkan ke pojok dan ditinggalkan begitu saja.

Ketika balatentara Jepang masuk dan menduduki Indonesia dokter dan ahli kimia mereka pun menyerbu ke dalam lembaga tersebut dan memanfaatkan pasilitas yang ada di sana untuk memenuhi kebutuhan obat-obatan.  Memasukkan obat dari luar sudah tak mungkin karena ketatnya blokade tentara sekutu.  Bahan-bahan kimia yang terletak di gedung itu agaknya telah dijamah oleh ahli-ahli Jepang tadi.  Dan besar kemungkinan dari sinilah pangkal malapetaka keracunan yang telah membunuh ratusan romusha dulu di Klender – dalam penyuntikan masal untuk mencegah penyakit tifus, kolera dan disentri di kampung yang terletak di pinggir kota Jakarta itu. Maka inilah sebuah riwayat botol-botol Kosong. Read the rest of this entry →

  • Share/Bookmark

Syahwat Kemunafikan Kita

July 02, 2010 By: Iwan Category: Refleksi

Ledakan berita Ariel-Luna memperjelas bahwa seksografik media kita masih menyedot “syahwat” publik pornografis. Sebuah potret masyarakat kita yang sedang transisi di tengah kepentingan industri ekonomi, konflik, tontonan, tuntunan agama, manipulasi, politik dan dendam, kekerasan seksual campur aduk tanpa terkontrol oleh peradaban, budaya, dan pendidikan kita.

Inilah keretakan moral yang semakin menampakkan titik jenuhnya. Ariel-Luna hanyalah momentum dari deretan sepanjang ledakan kontroversi budaya pop dari Inul, Maria Eva, hingga Dewi Persik. Namun ada magma tersembunyi yang sengaja ditutupi oleh rasa “sok suci” publik kita, dengan seringnya berteriak menudingkan jari telunjuk, tetapi tiga jarinya sedang menuding diri sendiri. Kemunafikan dan keangkuhan seperti ini sangat dimanja oleh industri hedonis yang mengelaborasi sisi lemah masyarakat untuk dijadikan komoditas yang memabukkan. Read the rest of this entry →

  • Share/Bookmark

Jangan Bugil di Depan Kamera! – on going campaign!

June 30, 2010 By: Iwan Category: Refleksi

Stop Bugil 

“Tingkat kecanduan dan aktifitas mengoleksi materi pornografi menyebar ke segala tingkatan umur di masyarakat. Kini ditemukan data, bahwa pelajar-pelajar sekolah dasar, telah terpapar materi pornografi tersebut dan menjadi konsumen penonton materi pornografi secara aktif.”

Selama seminggu belakangan, wacana kehidupan kita dijejali informasi penyalagunaan teknologi informasi yang masuk di wilayah pornografi. Video porno sepasang artis terkenal yang meledak menjadi file yang didistribusi dari Sabang sampai Merauke, melewati jaringan internet dan diwacanakan di media massa, menjadi kegilaan kolektif jutaan manusia di Indonesia. Dari pejabat hingga pelajar, dari petinggi Negara hingga masyarakat terpencil, berlomba-lomba menjadi penonton-penonton sekaligus penyebar video porno yang kecepatan penyebarannya mencapai seratus ribu unduhan per hari. Read the rest of this entry →

  • Share/Bookmark

Puisi Taufik Ismail untuk Ariel

June 30, 2010 By: Iwan Category: Refleksi

Stop Bugil

Gerakan Syahwat Merdeka (Atau tentang rasa malu yang redup tenggelam di tanah air kita)

Reformasi sebagai gelombang raksasa
Membawa perubahan politik dahsyat satu dasawarsa
Dan menumpang masuklah penghancur nilai-nilai luhur bangsa,
Penumpang destruktif pelaksana
Dengan ciri kerja gabungan utama:
Permisif: serba boleh
Adiktif: serba kecanduan
Brutalistik: serba kekerasan
Transgresif: serba melanggar aturan
Hedonistik: serba mau enak, foya-foya
Materialistik: serba benda, diukur Read the rest of this entry →

  • Share/Bookmark

BEKSI : MAEN PUKULAN BETAWI

June 03, 2010 By: Iwan Category: Khas Betawi

(Disarikan  dari buku karangan Yahya Saputra dan Irwan Sjafi’ie “Beksi, Maen Pukulan Khas Betawi’, diterbitkan oleh penerbit Gunung Jati,Jakarta 2002)

1.  Asal Usul Beksi

Seni budaya beladiri yang oleh orang betawi disebut maen pukulan Beksi lahir dari kemampuan orang terpilih yang tiada hentinya melatih kepekaan inderawi, mengolah kelebihan atau kelenturan anatomi tubuh dan belajar sebanyak mungkin dari pertanda alam seperti riak sungai, hembusan angin, gerak dan laku macan, monyet, kelabang, belalang,dst (hal 19).
Read the rest of this entry →

  • Share/Bookmark