<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Mengapa Korupsi TIDAK Seburuk yang Dibayangkan Banyak Orang</title>
	<atom:link href="http://iwanabdurrahman.net/2010/04/13/mengapa-korupsi-tidak-seburuk-yang-dibayangkan-banyak-orang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://iwanabdurrahman.net/2010/04/13/mengapa-korupsi-tidak-seburuk-yang-dibayangkan-banyak-orang/</link>
	<description>sebaik-baik manusia adalah yg bermanfaat bagi yg lain</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 May 2012 03:49:15 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: Firman Nugraha</title>
		<link>http://iwanabdurrahman.net/2010/04/13/mengapa-korupsi-tidak-seburuk-yang-dibayangkan-banyak-orang/comment-page-1/#comment-687</link>
		<dc:creator>Firman Nugraha</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Apr 2010 02:40:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iwanabdurrahman.net/?p=594#comment-687</guid>
		<description>hehe, masih inget toh baguslah hehe. Ada juga ternyata yang ngeliat side-blog saya. Kalo sama pak edi tadinya mau kerjasama langsung, cuma berhubung saya udah kerja jadinya tak alihin ke temen saya hehe. Semoga kita ketemu lagi nanti di event lainnya, sharing-sharing ilmu dan pengalaman hehe. Ikut compfest 2010 dunkz, saya pasti ikut ntu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hehe, masih inget toh baguslah hehe. Ada juga ternyata yang ngeliat side-blog saya. Kalo sama pak edi tadinya mau kerjasama langsung, cuma berhubung saya udah kerja jadinya tak alihin ke temen saya hehe. Semoga kita ketemu lagi nanti di event lainnya, sharing-sharing ilmu dan pengalaman hehe. Ikut compfest 2010 dunkz, saya pasti ikut ntu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iwan</title>
		<link>http://iwanabdurrahman.net/2010/04/13/mengapa-korupsi-tidak-seburuk-yang-dibayangkan-banyak-orang/comment-page-1/#comment-686</link>
		<dc:creator>Iwan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Apr 2010 05:24:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iwanabdurrahman.net/?p=594#comment-686</guid>
		<description>ga dong mas nunu - sy sering kok jalan-jalan ke ui dari &#039;jalan bareng mas nunu&#039;,
jadi kerjasama sama pa edi (jagoan wp)...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ga dong mas nunu &#8211; sy sering kok jalan-jalan ke ui dari &#8216;jalan bareng mas nunu&#8217;,<br />
jadi kerjasama sama pa edi (jagoan wp)&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Firman Nugraha</title>
		<link>http://iwanabdurrahman.net/2010/04/13/mengapa-korupsi-tidak-seburuk-yang-dibayangkan-banyak-orang/comment-page-1/#comment-685</link>
		<dc:creator>Firman Nugraha</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Apr 2010 03:56:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://iwanabdurrahman.net/?p=594#comment-685</guid>
		<description>Hmmmmm........ bingung saya, antara sinisme atau mencoba untuk memandang dari sudut padang yang berbeda.

Menurut saya pribadi, saya kurang setuju dengan pendapat di artikel ini. Karena walaupun dengan membelanjakan uang hasil korupsi untuk belanja di dalam negeri, uang mayoritas berputar di tingkat atas, bukan di tingkat bawah seperti buruh dan lain-lain. Ujung-ujungnya makin meningkatkan gap antara yang kaya dan yang miskin, yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin.

Ditambah pula, saya yakin tidak semua uang yang para koruptor miliki dibelanjkan semua, setau saya banyak yang menumpuk duitnya di rekening-rekening dan sudah tentu juga para koruptor gak mungkin hanya membeli produk dalam negeri.

Menurut saya kaitan antara koruptor dengan perkembangan ekonomi yang dijabarkan di artikel ini sangat lemah.

Itu pendapat dari saya hehe, btw mas iwan, masih inget saya kan, Firman waktu di wordcamp kemarin hehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hmmmmm&#8230;&#8230;.. bingung saya, antara sinisme atau mencoba untuk memandang dari sudut padang yang berbeda.</p>
<p>Menurut saya pribadi, saya kurang setuju dengan pendapat di artikel ini. Karena walaupun dengan membelanjakan uang hasil korupsi untuk belanja di dalam negeri, uang mayoritas berputar di tingkat atas, bukan di tingkat bawah seperti buruh dan lain-lain. Ujung-ujungnya makin meningkatkan gap antara yang kaya dan yang miskin, yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin.</p>
<p>Ditambah pula, saya yakin tidak semua uang yang para koruptor miliki dibelanjkan semua, setau saya banyak yang menumpuk duitnya di rekening-rekening dan sudah tentu juga para koruptor gak mungkin hanya membeli produk dalam negeri.</p>
<p>Menurut saya kaitan antara koruptor dengan perkembangan ekonomi yang dijabarkan di artikel ini sangat lemah.</p>
<p>Itu pendapat dari saya hehe, btw mas iwan, masih inget saya kan, Firman waktu di wordcamp kemarin hehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

