Iwan Abdurrahman

sebaik-baik manusia adalah yg bermanfaat bagi yg lain
Subscribe

Archive for the ‘Bumi Kita’

Melihat Tahura Pancoran Mas (dari luar)

May 16, 2012 By: Iwan Category: Bumi Kita No Comments →

Tidak terlalu sulit untuk mengunjungi Tahura Pancoran Mas yang dahulu disebut sebagai Cagar Alam Pancoran Mas.  Setelah dilakukan pelebaran jalan dan dibangun Fly Over di Jalan Arif Rahman Hakim dan Fly Over yang melintasi  ‘Dipo’ maka  Jalan Cagar Alam Pancoran Mas semakin mudah akses menuju kesana bahkan saat ini menjadi rute alternatif menuju Citayam/Bojong Gede atau Cibinong. (more…)

Share

Genangan Air di Jalan Raya depan Metmol

May 13, 2012 By: Iwan Category: Bumi Kita No Comments →

Pagi tadi saya jalan-jalan keliling bersama istri dan kedua anak saya.  Rencananya saya mau olahraga pagi di kompleks Stadion Bekasi.  Dari rumah di Perumnas I kami berangkat menuju stadion melalui Jakapermai (kampung dua) kemudian menuju jalan KH. Noer Ali menyusuri Kalimalang hingga Bekasi Cyber Park (BCP).

Ternyata di jalan KH. Noer Ali (arah bekasi ke Jakarta) persis di depan pintu samping Mall Metropolitan terdapat genangan air yang ternyata berasal dari kalimalang.  Jalan KH. Noer Ali adalah sebagian nama jalan di sepanjang jalan inspeksi Kalimalang yang berjarak 20 kilometer mulai dari Mall Metropolitan sampai Cawang. (more…)

Share

Dilarang Menjemur di Sepanjang Cagar Alam (Pancoran Mas)

April 23, 2012 By: Iwan Category: Bumi Kita No Comments →

Tulisan dengan komputer dan dicetak di kertas A4 tersebut ditempel di beberapa tiang  pagar pembatas yang mengelilingi cagar alam tersebut, menjadi salah satu ironi gerakan penyelamatan kelestarian alam dimana penduduk disekitar cagar alam malah memanfaatkan pagar pembatas untuk melakukan aktifitas menjemur pakaian dan bahkan ada yang menjebol pagar pembatas dan menggunakan lahan cagar alam untuk beristirahat dan aktifitas lain.  Bahkan dibeberapa tempat saya menjumpai sampah-sampah rumah tangga (bungkus-bungkus makanan dll) berserakan dibagian terluar cagar alam. (more…)

Share

Green Campus UI : Antara Opini dan Realita

November 29, 2011 By: Iwan Category: Bumi Kita No Comments →

ditulis oleh Cintera Rahmagiarti pada 24 November 2011 jam 18:15

Green Campus

Green campus merupakan tema yang sedang diusung oleh UI (Universitas Indonesia).  Sebagai gerakan konservasi, tema tersebut memiliki tujuan yang mulia, yaitu menjaga kelestarian lingkungan demi keberlanjutan.  Namun faktanya, agenda kelestarian tidak cukup mendapat dukungan karena pembangunan masih menjadi prioritas utama.  Kedua hal tersebut dianggap bersinggungan secara antagonistik.  Lantas, mampukah UI menyeimbangkan antara konservasi dan pembangunan dalam realisasi green campus?

Universitas Indonesia merupakan salah satu pelopor green campus di Indonesia.  Kampus UI terdapat di dua lokasi saat ini, yaitu di daerah Salemba dan Depok.  Mayoritas sarana fisik dan hutan kota  berada di Depok dengan luas lahan mencapai 320 hektar.  Kampus rakyat ini berani mengusung Green campus karena menurut rencana hanya 25% lahan digunakan untuk pembangunan sarana akademik, riset dan kemahasiswaan, sedangkan 75% lahan diperuntukkan untuk area hijau yang sebagian besar berwujud hutan kota dengan tujuh situ berada di dalamnya.

OMPT Canopy

Namun faktanya, opini sudah tidak relevan dengan realita.  Berdasarkan hasil pengamatan kelompok studi Badan Semi Otonom (OMPT canopy dan KSHL Comata) biologi UI  per tanggal 12 November 2011, telah terjadi penurunan wilayah area hijau di UI.  Pembangunan besar-besaran yang marak terjadi belakangan ini tampaknya sudah kurang sesuai dengan master plan yang ada, 75% area hijau dan 25% area bangunan. (more…)

Share

Dukung KOMODO Jadi 7 Keajaiban Dunia Baru (New 7 Wonders of Nature)

September 19, 2011 By: Iwan Category: Bumi Kita 1 Comment →

Share

Menuju 11-11-11 : Ayo Pilih Komodo sebagai 7 Keajaiban Dunia Baru

September 18, 2011 By: Iwan Category: Bumi Kita No Comments →

Sampai saat ini (termasuk Saya) masih ada yang meyakini bahwa Borobudur adalah termasuk salah satu dari 7 (tujuh) keajaiban Dunia.   Dari beberapa pemberitaan di media beberapa tahun lalu (setelah 2007) menyatakan bahwa Borobudur tidak lagi menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia.

Sewaktu ibu Emmy Hafild presentasi di Amprokan Blogger 2011 pada tanggal 17 September 2011, pada akhir presentasinya beliau menceritakan bahwa kenapa Borobudur tidak menjadi ‘ajaib’ lagi, karena ternyata dengan bantuan TIK setiap warga dunia dapat mengusulkan tempat-tempat yang ajaib dan menentukan keajaiban-keajaiban yang terdapat di muka bumi.

Adalah Bernard Weber (kebangsaan Kanada-Swiss) dengan Yayasan Pendiri 7 Keajaiban Dunia Baru  (New 7 Wonders Foundation)  yang didirikan tahun 2000 yang menggalang kampanye di dunia maya  kepada penduduk dunia dengan pemungutan suara untuk memilih tempat yang memiliki nilai historis budaya yang tinggi hingga lebih 2000 tahun yang lampau dan ditopang dengan keindahan pesona alam yang menakjubkan, bahkan di luar batas nalar otak manusia. (more…)

Share

Stop SOPA