Iwan Abdurrahman

sebaik-baik manusia adalah yg bermanfaat bagi yg lain
Subscribe

Archive for the ‘Jakarta Kini’

Pojok Kanan ataS

April 08, 2009 By: Iwan Category: Jakarta Kini No Comments →

  • Share/Bookmark

Nyerutup Koffie Mantep Harganja Djoedjoer di Kopitiam Oey

April 03, 2009 By: Iwan Category: Jakarta Kini 1 Comment →

Devita Sari – detikFood
Jumat, 03/04/2009 16:05 WIB

KopitiamJakarta – Setangkup roti tawar tebal dan empuk, beroles selai dan keju bersanding serasi dengan kopi sisillia yang legit dingin segar. Lagu ‘Widuri’ berlagam keroncong  pun mengiringi kenikmatan segelas kopi ini. Suasana sore di kopitiam ini membuat waktu pun serasa berhenti, kepenatanpun mengendur dari tubuh!

Suatu sore, saat terjebak kemacetan rutin di Jl. Sabang sudut mata saya tertumbuk pada sebuah papan bertuliskan ‘Kopitiam Oey’. Bangunan ini mengingatkan saya dengan gaya rumah-rumah peranakan jaman dahulu. Deretan jendela-jendela kayu dan kedua pilar di pintu masuk memperkuat kesan jadoel.
(more…)

  • Share/Bookmark

JADWAL ACARA 8th ISLAMIC BOOK FAIR 2009

February 25, 2009 By: Iwan Category: Jakarta Kini No Comments →

JADWAL ACARA 8th ISLAMIC BOOK FAIR
Pertama Tema:  Islamic Book Fair Bangun Ruhiyah
SABTU  28 – Feb  – 2008
10.00 – 12.00    Openig Ceremonial 8th Islamic Book Fair
13.00 – 15.00    Lounching Al-Qur’an dengan tajwid metode blok warna    Dr. Darwis Hude M.Si.
13.00 – 15.00    Demo Masak “Memasak bersama Rudi Choerudin”    Rudi Choerudin
16.00 – 18.00    Lounching tafsir Al-Misbah New Face    Muchlis M. Hanafi Najwa Shihab
16.00 – 18.00    Lounching Buku “Asmaulhusna for Bussines and Life”    Dr. Moh. Syafi’I Antonio, M.ec
19.00 – 21.00    Orasi Ilmiah “Cerdaskan Umat Mandirikan Bangsa”    Prof. Dr. Nasaruddin Umar. MA*
19.00 – 21.00    Bedah Buku “Panglima Surga”    Dr. Moh. Syafi’I Antonio, M.ec     Irene Handono

  • Share/Bookmark

Problema Eceng Gondok di Ibu Kota

July 15, 2008 By: Iwan Category: Jakarta Kini No Comments →

 

Eceng Gondok

Eceng gondok (Eichornia crassipes (Mart.) Solm.) pertama kali diuraikan secara taksonomis oleh seorang naturalis Brazil, Karl FP Martius.  Tumbuhan ini termasuk ke dalam kelas Monocotylodenae dan keluarga Pontederiaceae.  Tumbuhan ini di Indonesia merupakan tumbuhan eksotik yakni didatangkan dari luar, jadi bukan tumbuhan asli (native) Indonesia.  Menurut riwayat tanaman ini dibawa ke Indonesia dijaman Raffless sebagai gubernur jenderal, ditanam di kolam di kebun raya Bogor karena warna bunganya yang menarik.  Kemudian tersebar ke sungai dekat Kebun Raya Bogor hingga selanjutnya berkembang biak dengan cepat di berbagai badan perairan.  Yang sangat menonjol dari tanaman ini adalah perkembangbiakannya yang luar biasa cepatnya.  Ia dapat berkembang biak secara vegetatif dengan stolon dan juga secara generatif dengan biji.  Gangstad (197..  dalam bukunya Weed Control in River Basin Management mencatat bahwa tanaman air ini dapat berlipat dua dalam jangka waktu sepuluh hari, karena itu maka bila seratus tanaman dibiarkan di suatu perairan, dalam jangka waktu delapan bulan ia akan menutupi wilayah perairan seluas  1 km2 .

(more…)

  • Share/Bookmark

Jakarta Kota Pantai ?

July 07, 2008 By: Iwan Category: Jakarta Kini No Comments →

Jakarta Kota Pantai ? – Bondan Winarno – detikFood

Peta IzmirJakarta – Siapa sih warga Jakarta yang sadar bahwa sejatinya Jakarta adalah kota pantai? Maklum, sebagian besar pantai Jakarta yang bagus sudah di-claim oleh perusahaan pengembang dan tidak dapat dimasuki warga kota kecuali bersedia membayar dengan karcis yang cukup mahal.

Belum lama ini saya berada di Turki dan singgah ke dua kota pantai yang indah: Istanbul yang dibelah Selat Bosphorus, dan Izmir di pantai Laut Aegea.  Pantai-pantainya sangat indah.  Seluruh pantai dipersembahkan untuk kepentingan dan kenikmatan warga kota.  Tidak ada lahan di tepi pantai yang dipatok untuk kepentingan komersial, kecuali memang kavling-kavling yang sudah sejak zaman dulu dipakai sebagai kawasan hunian maupun bangunan bersejarah.

Di setiap distrik di Istanbul dan Izmir, dibangun taman-taman tepi pantai.  Pada musim semi seperti sekarang ini, bunga-bunga tulip bermekaran dengan cantiknya.  Tidak ada karcis masuk.  Biaya parkir mobil pun tidak seberapa.  Bangku-bangku taman terjaga dan terawat bersih.  Begitu juga fasilitas toilet umum tanpa bayar yang bersih, kering, dan tidak berbau.

Yang paling mengesankan saya adalah tersedianya berbagai alat fitness untuk umum yang tersedia di taman-taman kota itu. Kalau di berbagai taman kota biasanya kita melihat alat-alat permainan untuk anak-anak, di Istanbul dan Izmir juga tersedia ‘mainan’ untuk orang dewasa berupa alat-alat fitness ini.  Bagusnya lagi, semuanya terawat dan dapat dipergunakan.  Tidak ada yang rusak!

(more…)

  • Share/Bookmark

Bahasa Arab Pasaran di Jakarta

June 30, 2008 By: Iwan Category: Jakarta Kini No Comments →

Oleh:  Zeffry J. Alkatiri

Masyarakat keturunan Arab, khususnya yang bermukim di beberapa tempat di Jakarta, sampai saat ini masih menggunakan bahasa percakapan yang khas.  Kekhasannya itu dapat dilihat dari perbendaharaan kosa katanya, struktur gramatikalnya dan dialek mereka.  Bagi masyarakat lain yang tidak berhubungan dengan mereka atau bertempat tinggal jauh dari lingkungan mereka, akan sukar untuk memahami percakapan mereka.  Bahkan orang Arab yang datang dari Arab sekali pun tidak akan mengerti makna pembicaraan mereka.  Karena bahasa yang dipergunakan oleh mereka adalah bahasa Arab pasaran (kolokial) yang cenderung bersifat slang, bahkan menjurus kepada bentuk bahasa rahasia yang tentunya tidak akan ada di kamus umum bahasa Arab.  Kecendrungan itu dapat dilihat dari perubahan morfologinya dan pembentukan kosa katanya.

Bahasa percakapan mereka umumnya dipergunakan dalam berbagai kesempatan oleh berbagai kalangan profesi dalam tingkatan sosial yang beragam.  Batas usia pemakainya bisa dari umur 12 sampai yang sudah uzur.  Bahasa Arab pasaran ini lebih sering di pergunakan oleh orang laki laki.  Tetapi kaum wanita dari keturunan mereka setidaknya juga dapat memahaminya.

(more…)

  • Share/Bookmark