Iwan Abdurrahman

sebaik-baik manusia adalah yg bermanfaat bagi yg lain
Subscribe

Archive for the ‘Khas Betawi’

Nasi Ulam bu Yoyo @ Pedurenan

December 10, 2010 By: Iwan Category: Khas Betawi No Comments →

Syahdan dulu kala ada seorang penjual Nasi Ulam khas rakyat di jagad tanah Betawi, namanya encek Lam Seng, yang memiliki tiga orang pemikul yang berkeliling menjual nasinya keluar masuk kampung.  Para pemikul itu Syarif, Aheng dan Misjaya.

Pada tahun 1965, sang encek menyerahkan seluruh resep Nasi Ulam kepada ketiga pegawai setianya itu berikut seluruh peralatan menjual dan modal membeli bahan makanannya.  Aheng berjualan dan mangkal di pasar ikan hingga akhir hayatnya, Syarif berhenti berjualan dan menjadi ulama di Jawa.  Tinggallah Pak Misjaya yang meneruskan berjualan Nasi Ulam (Arie Parikesit, 2006). (more…)

Share

BEKSI : MAEN PUKULAN BETAWI

June 03, 2010 By: Iwan Category: Khas Betawi No Comments →

(Disarikan  dari buku karangan Yahya Saputra dan Irwan Sjafi’ie “Beksi, Maen Pukulan Khas Betawi’, diterbitkan oleh penerbit Gunung Jati,Jakarta 2002)

1.  Asal Usul Beksi

Seni budaya beladiri yang oleh orang betawi disebut maen pukulan Beksi lahir dari kemampuan orang terpilih yang tiada hentinya melatih kepekaan inderawi, mengolah kelebihan atau kelenturan anatomi tubuh dan belajar sebanyak mungkin dari pertanda alam seperti riak sungai, hembusan angin, gerak dan laku macan, monyet, kelabang, belalang,dst (hal 19).
(more…)

Share

Peta Kota Bekasi utk Amprokan Blogger

February 20, 2010 By: Iwan Category: Khas Betawi No Comments →

[ad#amprokan-0]

Sebentar lagi Bekasi akan dibanjiri oleh Blogger-Blogger Nusantara. Yup, dalam rangka acara Amprokan Blogger yang diselenggarakan oleh Komunitas Blogger Bekasi dan Pemda Kota Bekasi dan disponsori oleh Telkom, XL, Jababeka Industrial Park, Restoran Samikuring, Pradana Komputer, Distributor Bakso, M2 Media, Dakta, dll. (more…)

Share

Si Doel Pengusaha Kreatif

February 09, 2010 By: Iwan Category: Khas Betawi No Comments →

Ide posting ini muncul karena tweet Ilman Akbar, yang merefleksi cerita Si Doel Anak Sekolahan versi Rano Karno yang pernah tayang beberapa tahun lalu. Di cerita itu Doel setelah lulus menghadapi problema standar, kebingungan mencari pekerjaan.  Kemana-mana melamar tanpa hasil.  Sementara adiknya si Atun membuka salon dengan modal seadanya.  Fokus cerita lebih berat kepada perjuangan Doel mencari kerja daripada upaya Atun membangun salon. Nggak salah memang, waktu itu memang pola pikir kebanyakan orang seperti itu. Belajar, lulus, mencari kerja, hidup nyaman, dst.

Saya sendiri melihat belum ada sinetron Indonesia yang punya nilai pesan moral kuat tapi sekaligus populer di mata pemirsannya.  Setidaknya tidak sampai seheboh serial sinetron Doel di RCTI (dan lanjut di Indosiar) beberapa tahun lalu. (more…)

Share

Sayur Babacin Betawi

August 15, 2009 By: Iwan Category: Khas Betawi No Comments →

FOOD RESTORAN LA TABLEBETAWI memiliki kekayaan kuliner yang unik.  Salah satu masakan yang mulai langka dan jarang ditampilkan adalah sayur babanci.  Ingin tahu rasanya?

Penasaran dan ingin menikmati menu-menu lezat khas Betawi, penggemar makanan unik bisa datang ke Restoran La Table yang berlokasi di Hotel Ibis Mangga Dua, Jakarta.  Masakan unik ala Betawi itu dikemas dalam promosi bertajuk “Festival Hidangan Betawi di Hotel Ibis se-Jakarta”.  Festival yang sengaja mengusung menumenu khas Betawi tempo dulu ini berlangsung 15-28 Juni 2009.
(more…)

Share

Nyang Ini Pecak Gurame Babe Punye!

June 19, 2009 By: Iwan Category: Khas Betawi No Comments →

guramebsrJakarta – Pecak gurame racikan Haji Muhayar ini memang patut diacungi jempol. Guramenya digoreng kering lalu diguyur saus yang rasanya asam pedas.  Sungguh menggugah selera. Ikannya segar, digoreng garing diluar dan lembut di dalam.  Belum lagi sambal  dadak yang pedesnya nonjok, makin membuat kalap makan siang a la Betawi kali ini!

Makanan Betawi memang kagak ada matinye! Hal itu kami buktikan di rumah makan yang ada di bilangan Jl. Taman Margasatwa Ragunan.  Kebetulan letaknya tak jauh dari kantor, nah jadilah siang itu kami beramai-ramai mengunjungi RM H Muhayar.  Jika dari arah Kuningan, posisi RM Betawi ini ada di sebelah kiri jalan, tepat setelah Telkom Ragunan.

Siang itu sudah tampak jejeran mobil-mobil yang diparkir di pinggir jalan nyaris menutup bangunan rumah makan. Layaknya RM Betawi pada umumnya, rumah makan Haji Muhayar ini pun tampil sederhana.  Meja-meja dan kursi plastik ditata menempel dinding rumah makan berlantai dua ini.
(more…)

Share

Stop SOPA