Nasi Ulam bu Yoyo @ Pedurenan
Syahdan dulu kala ada seorang penjual Nasi Ulam khas rakyat di jagad tanah Betawi, namanya encek Lam Seng, yang memiliki tiga orang pemikul yang berkeliling menjual nasinya keluar masuk kampung. Para pemikul itu Syarif, Aheng dan Misjaya.
Pada tahun 1965, sang encek menyerahkan seluruh resep Nasi Ulam kepada ketiga pegawai setianya itu berikut seluruh peralatan menjual dan modal membeli bahan makanannya. Aheng berjualan dan mangkal di pasar ikan hingga akhir hayatnya, Syarif berhenti berjualan dan menjadi ulama di Jawa. Tinggallah Pak Misjaya yang meneruskan berjualan Nasi Ulam (Arie Parikesit, 2006). (more…)

Ide posting ini muncul karena tweet
BETAWI memiliki kekayaan kuliner yang unik. Salah satu masakan yang mulai langka dan jarang ditampilkan adalah sayur babanci. Ingin tahu rasanya?

