Mari Pindahkan Otak ke Dengkul Kita
Catatan Kecil dari Milad 3 TDA 2009
“Mari kita pindahkan dulu otak ke dengkul kita”, begitu kata Bob Sadino sang Legenda entrepreneur Indonesia, pada acara Festival Entrepreneur Indonesia – Milad 3 TDA. Memang kata-kata ini terdengar ekstrim dan provokatif, namun dengan open mind, kata-kata tersebut bisa kita cerna dan kita pahami maksudnya.
Oom Bob (orang-orang menyebutnya demikian), menegaskan bahwa seorang entrepreneur itu harus bisa keluar dari belenggu pikiran. Contohnya, beliau bertanya kepada audien, kalau bisnis itu kita cari untung atau cari rugi? Serentak peserta menjawab, cari untung. Berbeda dengan jawaban peserta, Oom Bob menjawab, bahwa beliau berbisnis itu cari rugi. Apa bedanya cari untung dan cari rugi, keduanya sama saja. Apakah orang yang berbisnis cari untung, selalu untung? Apakah orang yang berbisnis cari rugi, selalu rugi? Faktanya, berbisnis itu bisa untung bisa juga rugi. Yang untung, tidak akan selamanya untung, suatu saat akan mengalami kerugian. Begitu pula yang rugi, apakah akan selamanya rugi, tentu saja suatu saat ia bisa untung. Untung atau rugi, bisa menjadi belenggu pikiran.



