Liburan Murah? Ke Museum Saja!
Libur tlah tiba! Tak usah pusing bin bingung, jika putra-putri Anda menagih untuk jalan-jalan, apalagi kala keuangan sedang seret. Jangan terpaku dengan liburan yang menguras kocek agar tak perlu mengeluarkan dana ekstra.
Banyak cara mengisi liburan panjang ini dengan ongkos murah dan edukatif buat si anak.
Tidak ada salahnya liburan kali ini diisi dengan hal yang bermanfaat dan bisa sambil belajar. Contohnya dengan mengunjungi museum-museum atau taman-taman publik di sekitar kota Anda.
“Untuk membuat liburan lebih edukatif, buatlah target jangka pendek yang
harus dicapai. Misalnya meningkatkan keterampilan hidup anak dengan belajar mandiri (self-care), belajar bertanggung jawab terhadap diri mereka sendiri,” ujar psikolog anak Rahmi Dahnan ketika dihubungi detikcom , Senin (22/6/2009).

Sebuah bangunan bergaya klasik berdiri megah dengan Taman Fatahillah-nya, adalah Gedung Museum Sejarah Jakarta yang merupakan salah satu dari sejumlah bangunan cagar budaya yang keberadaannya perlu dilestarikan. Gedung tersebut memiliki sejarah Kota Jakarta yang diperlukan untuk pendidikan dan diharapkan pula dapat menjadi sarana pembinaan bagi masyarakat.
Museum Tekstil adalah sebuah cagar budaya yang secara khusus menangani tugas-tugas pengumpulan, pengawetan dan pamerah karya-karya seni yang bertalian erat dengan masalah pertekstilan di Indonesia. Museum ini berdiri sejak 1976 dengan menempati sebuah gedung megah dibangun pada abad ke-19. Gedung megah ini semula adalah rumah pribadi seorang warga negara Prancis, yang kemudian dijual kepada seorang Konsul Turki, kemudian kepada Karel Christian Cruq (1942).
Bila berkunjung ke Museum Bahari kita akan mendapat dua keuntungan selain melihat bangunannya yang monumental, juga memperoleh informasi tentang benda warisan budaya kebaharian Nusantara.
Gedung ini dibangun tahun 1938 dan diperuntukan sebagai sebuah hotel mewah dengan nama Hotel Schomper. Pada zaman Jepang digunakan sebaai pusat pendidikan politik.


