Iwan Abdurrahman

sebaik-baik manusia adalah yg bermanfaat bagi yg lain
Subscribe

Archive for the ‘Nostalgia’

Gaji Tiga Presiden

January 28, 2011 By: Iwan Category: Nostalgia No Comments →

SBY

SBY

Kamis, 27 Januari 2011 – 22:19:53 WIB

Gaji Presiden SBY dipastikan naik tahun ini. Bagaimana dengan gaji Sukarno dan Soeharto pada masa kepresidennya?

BUKAN cuma jelata, gaji presiden pun lama tak naik.  “Bahkan ini tahun keenam atau ketujuh gaji Presiden belum naik,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di depan jajaran petinggi Mabes TNI dan Mabes Polri, di Gedung Balai Samudra Indonesia, Jakarta, 21 Januari lalu.  Alih-alih membesarkan hati para anggota TNI dan Polri karena pemerintah berkomitmen meningkatkan gaji dan remunerasi setiap tahun, pernyataan SBY soal gajinya berbuntut panjang.  Kritik pun berdatangan. Bahkan di DPR RI ditemukan kotak “Koin untuk Presiden” terinspirasi gerakan Koin Peduli Prita.

Heboh kenaikan gaji Presiden SBY ini sebetulnya bukan berita baru.  Pada periode pertama kepresidenan SBY, tiga media massa nasional memberitakan kenaikan gaji dan dana taktis Presiden SBY.  Menanggapi pemberitaan Rakyat Merdeka (31/12/2005 dan 1/1/2006),  Kompas (31/12/2005), dan Jakarta Post (31/12/2005) itu  Juru Bicara Presiden Andi A. Mallarangeng membantahnya.

“Sungguh merupakan fitnah yang keji, jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dituduh telah melakukan kebohongan publik sebagaimana ditulis oleh salah satu media yang terbit tanggal 1 Januari 2006. Selama ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selalu konsisten dengan pernyataannya bahwa tidak ada kenaikan gaji dan tunjangan Presiden dan Wakil Presiden serta dana khusus operasional/taktis Presiden dan Wakil Presiden untuk tahun 2006,” kata Andi dalam siaran pers seperti dimuat situs resmi Presiden SBY, http://www.presidenri.go.id., 1 Januari 2006. (more…)

Share

Pemain Tua di Pasar Kopi

December 08, 2010 By: Iwan Category: Nostalgia No Comments →

TAK jelas, berapa banyak merek kopi yang beredar di pasar.  Antara daerah satu dengan daerah lain sering tak sama.  Sebab, ditengah persaingan berbagai merek kemasan kopi moderen, terselip pula produk tradisional hasil olahan industri rumahan.  Tak mengherankan jika jumlahnya dari tahun ke tahun naik turun, timbul tenggelam.  Satu pergi (bangkrut) diganti merek baru lagi, dan seterusnya.

Dari sekian produk tua yang ada, hanya sebagian kecil yang bisa bertahan, dan hingga kini masih berkembang.  Inilah beberapa di antaranya:

Kopi Warung Tinggi: Tertua dari Jakarta

Kopi Warung Tinggi

Kopi Warung Tinggi

MEREK ini terhitung yang tertua dibanding merek-merek lainnya.  Perusahaan kopi ini didirikan oleh Liauw Tek Siong yang dikenal sebagai “Sang Pemula” produsen kopi perorangan di Indonesia. (more…)

Share

Haji Singapura

December 02, 2010 By: Iwan Category: Nostalgia No Comments →

Berbagai cara ditempuh untuk menuju Mekkah.  Selain ibadah, gengsi sosial naik peringkat.

Si Gapoeng, perempuan Melayu yang berganti nama Halimatusa’diyah setelah naik haji, juga menumpang kapal Samoa, kapal carteran J.G.M. Herklots saat pulang ke tanah air.  Kala badai menghajar Samoa pada 14 Agustus 1893, dia selamat namun harus kehilangan suami dan harta bendanya, antara lain satu peti besar berisi pakaian, 21 karung goni berisi perbekalan, dan uang tunai sebesar f.150.  Dalam kesaksian yang disimpan di Arsip Nasional RI sebagaimana dikutip Dien Majid, dia berkisah:

“…Kira-kira soedah 7 hari berlajar satoe malam dapat angin besar sampei hampir-hampir terbalik kapal itoe dan ajer masuk kadalam kapal sampai pagi-pagi di tjari saja poenja laki tiada lagi dan barang-barang saja itoe joega semoea soedah habis roepanja djatoeh masok laoet sama laki saja barang dan oewang saja jang habis itoe ada kira-kira f.150 bersama-sama pekirim orang djoega tjoema tertinggal badan saja sadja dengan sehelei badjoe jang soedah robek-robek begimana.” (more…)

Share

Calo-Calo Haji

December 02, 2010 By: Iwan Category: Nostalgia No Comments →

Percaloan dan penelantaran jamaah haji juga terjadi di masa kolonial.

BERKOEMPOEL, kelompok warga Cilegon, melayangkan sebuah surat protes pada Gubernur Jenderal di Batavia.  Isinya soal kongkolikong Johanes Gregorius Marinus Herklots alias J.G.M. Herklots, bos agen perjalanan haji The Java Agency, dengan Wedana Cilegon bernama Entol Goena Djaja.  Untuk menjaring jamaah haji sebanyak-banyaknya, perusahaan haji itu menggunakan jasa pejabat lokal dan keluarga mereka sebagai tenaga pemasaran.  Hadiahnya: pejabat itu plus keluarganya diberi tiket gratis ke Mekah.

Tergiur dengan tiket haji gratis, para pejabat ini memakai kekuasaannya: memaksa rakyat yang hendak pergi haji untuk menggunakan perusahaan Herklots.  Yang tak menggunakan perusahan itu, ditahan pas-nya (izin jalan, semacam paspor).  Karena takut terhadap penguasa, dengan terpaksa banyak orang naik kapal Herklots sesuai perintah. (more…)

Share

Mekah 1885 Dalam Bidikan Snouck Hurgronje

November 16, 2010 By: Iwan Category: Nostalgia No Comments →

TEMPO Interaktif, Dubai – Kita mengenalnya sebagai penasihat Kerajaan Belanda dalam Perang Aceh. Berkat pengetahuan detil tentang Islam, Christiaan Snouck Hurgr

onje membantu negaranya melumpuhkan perlawanan Pasukan Bumi Rencong yang telah berlangsung 40 tahun, pada 1913.  Dia membuat lebih dari 1.400 tulisan tentang situasi Aceh, nasionalisme, serta posisi Islam di Nusantara.

Pengetahuan itu tidak diperoleh Hurgronje, 1857-1936, dari sekadar membaca buku di kampusnya, Universitas Leiden, Belanda.  Dia fasih berbahasa Arab dan mengha biskan lima bulan di Mekah pada 1885.  Mempelajari ajaran Nabi Muhammad dari sumbernya, membuat hati Hurgronje tersentuh dan masuk Islam.  (more…)
Share

Harganya Selangit….

September 15, 2010 By: Iwan Category: Nostalgia No Comments →

sumber : http://tjamboek28.multiply.com

Share

Stop SOPA