<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Iwan Abdurrahman &#187; Refleksi</title>
	<atom:link href="http://iwanabdurrahman.net/category/refleksi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://iwanabdurrahman.net</link>
	<description>sebaik-baik manusia adalah yg bermanfaat bagi yg lain</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Sep 2010 00:19:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<!-- podcast_generator="podPress/8.8" - maintenance_release="8.8.6.3" -->
	<copyright>2006-2007 </copyright>
	<managingEditor>aq@iwanabdurrahman.net (Iwan)</managingEditor>
	<webMaster>aq@iwanabdurrahman.net (Iwan)</webMaster>
	<category>posts</category>
	<ttl>1440</ttl>
	<image>
		<url>http://iwanabdurrahman.net/wp-content/plugins/podpress/images/powered_by_podpress.jpg</url>
		<title>Iwan Abdurrahman &#187; Refleksi</title>
		<link>http://iwanabdurrahman.net</link>
		<width>144</width>
		<height>144</height>
	</image>
	<itunes:new-feed-url>http://iwanabdurrahman.net/?feed=podcast</itunes:new-feed-url>
	<itunes:subtitle>Iwan Abdurrahman</itunes:subtitle>
	<itunes:summary>all you can read....</itunes:summary>
	<itunes:keywords></itunes:keywords>
	<itunes:category text="Science &#38; Medicine">
		<itunes:category text="Natural Sciences" />
	</itunes:category>
	<itunes:category text="Education">
		<itunes:category text="Education Technology" />
	</itunes:category>
	<itunes:category text="Society &#38; Culture">
		<itunes:category text="History" />
	</itunes:category>
	<itunes:author>Iwan</itunes:author>
	<itunes:owner>
		<itunes:name>Iwan</itunes:name>
		<itunes:email>aq@iwanabdurrahman.net</itunes:email>
	</itunes:owner>
	<itunes:block>no</itunes:block>
	<itunes:explicit>yes</itunes:explicit>
	<itunes:image href="http://iwanabdurrahman.net/wp-content/plugins/podpress/images/powered_by_podpress_large.jpg" />
		<item>
		<title>Inilah Kritik kepada Presiden Itu&#8230;</title>
		<link>http://iwanabdurrahman.net/2010/09/07/inilah-kritik-kepada-presiden-itu/</link>
		<comments>http://iwanabdurrahman.net/2010/09/07/inilah-kritik-kepada-presiden-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Sep 2010 03:09:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iwanabdurrahman.net/?p=641</guid>
		<description><![CDATA[Pemimpin, Keberanian, dan Perubahan Terdapat dua jenis pemimpin cerdas, yaitu pemimpin cerdas saja dan pemimpin cerdas yang bisa membawa perubahan. Untuk menciptakan perubahan (dalam arti positif), tidak diperlukan pemimpin sangat cerdas sebab kadang kala kecerdasan justru dapat menghambat keberanian.  Keberanian jadi satu faktor penting dalam kepemimpinan berkarakter, termasuk keberanian mengambil keputusan dan menghadapi risiko.  Kepemimpinan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://iwanabdurrahman.net/2010/09/07/inilah-kritik-kepada-presiden-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Syahwat Kemunafikan Kita</title>
		<link>http://iwanabdurrahman.net/2010/07/02/syahwat-kemunafikan-kita/</link>
		<comments>http://iwanabdurrahman.net/2010/07/02/syahwat-kemunafikan-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 20:36:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iwanabdurrahman.net/?p=621</guid>
		<description><![CDATA[Ledakan berita Ariel-Luna memperjelas bahwa seksografik media kita masih menyedot &#8220;syahwat&#8221; publik pornografis. Sebuah potret masyarakat kita yang sedang transisi di tengah kepentingan industri ekonomi, konflik, tontonan, tuntunan agama, manipulasi, politik dan dendam, kekerasan seksual campur aduk tanpa terkontrol oleh peradaban, budaya, dan pendidikan kita. Inilah keretakan moral yang semakin menampakkan titik jenuhnya. Ariel-Luna hanyalah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://iwanabdurrahman.net/2010/07/02/syahwat-kemunafikan-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Bugil di Depan Kamera! &#8211; on going campaign!</title>
		<link>http://iwanabdurrahman.net/2010/06/30/jangan-bugil-di-depan-kamera-on-going-campaign/</link>
		<comments>http://iwanabdurrahman.net/2010/06/30/jangan-bugil-di-depan-kamera-on-going-campaign/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jun 2010 03:54:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iwanabdurrahman.net/?p=613</guid>
		<description><![CDATA[  &#8220;Tingkat kecanduan dan aktifitas mengoleksi materi pornografi menyebar ke segala tingkatan umur di masyarakat. Kini ditemukan data, bahwa pelajar-pelajar sekolah dasar, telah terpapar materi pornografi tersebut dan menjadi konsumen penonton materi pornografi secara aktif.&#8221; Selama seminggu belakangan, wacana kehidupan kita dijejali informasi penyalagunaan teknologi informasi yang masuk di wilayah pornografi. Video porno sepasang artis [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://iwanabdurrahman.net/2010/06/30/jangan-bugil-di-depan-kamera-on-going-campaign/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Puisi Taufik Ismail untuk Ariel</title>
		<link>http://iwanabdurrahman.net/2010/06/30/puisi-taufik-ismail-untuk-ariel/</link>
		<comments>http://iwanabdurrahman.net/2010/06/30/puisi-taufik-ismail-untuk-ariel/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jun 2010 03:13:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iwanabdurrahman.net/?p=608</guid>
		<description><![CDATA[Gerakan Syahwat Merdeka (Atau tentang rasa malu yang redup tenggelam di tanah air kita) Reformasi sebagai gelombang raksasa Membawa perubahan politik dahsyat satu dasawarsa Dan menumpang masuklah penghancur nilai-nilai luhur bangsa, Penumpang destruktif pelaksana Dengan ciri kerja gabungan utama: Permisif: serba boleh Adiktif: serba kecanduan Brutalistik: serba kekerasan Transgresif: serba melanggar aturan Hedonistik: serba mau [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://iwanabdurrahman.net/2010/06/30/puisi-taufik-ismail-untuk-ariel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selayang Pandang: Kebijakan Pendidikan Di Indonesia Pra Proklamasi Kemerdekaan (1)</title>
		<link>http://iwanabdurrahman.net/2009/11/28/selayang-pandang-kebijakan-pendidikan-di-indonesia-pra-proklamasi-kemerdekaan-1/</link>
		<comments>http://iwanabdurrahman.net/2009/11/28/selayang-pandang-kebijakan-pendidikan-di-indonesia-pra-proklamasi-kemerdekaan-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 01:08:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iwanabdurrahman.net/?p=520</guid>
		<description><![CDATA[Sehubungan dengan Hari Guru, sesuai dengan kesukaan saya browsing tulisan-tulisan yang berhubungan dengan Indonesia di masa laloe.  Berikut saya posting tulisan ilmiah dari Thatien Hidayati, S.S., M.Pd. di http://blog.beswandjarum.com berjudul Selayang Pandang: Kebijakan Pendidikan Di Indonesia Pra Proklamasi Kemerdekaan. Tidak semua tulisan sama posting, hanya beberapa bagian saja yang buat saya pribadi cukup menarik,  kalau [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://iwanabdurrahman.net/2009/11/28/selayang-pandang-kebijakan-pendidikan-di-indonesia-pra-proklamasi-kemerdekaan-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Puisi : Negeri Para Bedebah</title>
		<link>http://iwanabdurrahman.net/2009/11/10/puisi-negeri-para-bedebah/</link>
		<comments>http://iwanabdurrahman.net/2009/11/10/puisi-negeri-para-bedebah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 10:33:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iwanabdurrahman.net/?p=508</guid>
		<description><![CDATA[oleh: Adhie M Massardi Ada satu negeri yang dihuni para bedebah Lautnya pernah dibelah tongkat Musa Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah Dari langit burung-burung kondor menjatuhkan bebatuan menyala-nyala Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah? Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah Atau menjadi kuli di negeri orang Yang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://iwanabdurrahman.net/2009/11/10/puisi-negeri-para-bedebah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Korupsi</title>
		<link>http://iwanabdurrahman.net/2009/11/08/korupsi/</link>
		<comments>http://iwanabdurrahman.net/2009/11/08/korupsi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 09:51:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iwanabdurrahman.net/?p=503</guid>
		<description><![CDATA[Korupsi (bahasa Latin: corruptio dari kata kerja corrumpere = busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok) menurut Transparency International adalah perilaku pejabat publik, baik politikus, politisi maupun pegawai negeri, yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka. Dari sudut pandang hukum, tindak [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://iwanabdurrahman.net/2009/11/08/korupsi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenang Multatuli sambil Melihat Korupsi</title>
		<link>http://iwanabdurrahman.net/2009/11/01/mengenang-multatuli-sambil-melihat-korupsi/</link>
		<comments>http://iwanabdurrahman.net/2009/11/01/mengenang-multatuli-sambil-melihat-korupsi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 17:48:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iwanabdurrahman.net/?p=500</guid>
		<description><![CDATA[Di Indonesia sekarang, walaupun kita memiliki seperangkat lembaga demokrasi dan pengawasan yang lengkap, dalam melaksanakan niat memberantas korupsi tetap saja kita menghadapi tembok tebal.  Karena yang sedang terjadi di Indonesia, korupsi dilakukan di semua lini penyelenggaraan negara. Kata &#8220;korupsi&#8221; memang tidak satu kali pun digunakan dalam novel Max Havelaar of de Koffieveillingen der Nederlandsche Handelmaatschappij [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://iwanabdurrahman.net/2009/11/01/mengenang-multatuli-sambil-melihat-korupsi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Puasa, Surga, dan Pengorbanan</title>
		<link>http://iwanabdurrahman.net/2009/09/02/puasa-surga-dan-pengorbanan/</link>
		<comments>http://iwanabdurrahman.net/2009/09/02/puasa-surga-dan-pengorbanan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2009 21:22:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iwanabdurrahman.net/?p=435</guid>
		<description><![CDATA[Thalhah bin Ubaidillah adalah salah satu dari sepuluh Sahabat yang dijamin masuk surga.  Kaum muslimin menggelarinya dengan ‘Asy Syahidul Hayy’ (Syahid yang hidup), dan Rasulullah menjulukinya dengan ‘Thalhah Al Khair’ (Thalhah yang baik), atau ‘Thalhah Al Jaud’ (Thalhah yang pemurah), dan ‘Thalhah Al Fayyadh’ (Thalhah yang dermawan). Setiap nama julukan itu mempunyai latar belakang kisah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://iwanabdurrahman.net/2009/09/02/puasa-surga-dan-pengorbanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bekerja itu adalah Kemuliaan</title>
		<link>http://iwanabdurrahman.net/2009/05/13/bekerja-itu-adalah-kemuliaan/</link>
		<comments>http://iwanabdurrahman.net/2009/05/13/bekerja-itu-adalah-kemuliaan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 May 2009 23:50:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iwanabdurrahman.net/?p=315</guid>
		<description><![CDATA[Bambu adalah sumber kehidupannya. Hampir setiap hari, Bu Saalih membeli bambu yang dipotong-potong dalam bentuk tabung sepanjang satu meter. Tabung-tabung bambu berpanjang satu meter itu dia bawa pulang,  kemudian ia belah-belah menjadi beberapa potongan kecil.  Potongan-potongan kecil itu dia belah tipis-tipis membentuk lembar-lembar mirip belahan daun kelapa muda yang biasa dianyam untuk membuat ketupat. Serupa [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://iwanabdurrahman.net/2009/05/13/bekerja-itu-adalah-kemuliaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
