Iwan Abdurrahman

sebaik-baik manusia adalah yg bermanfaat bagi yg lain
Subscribe

Archive for the ‘Tjerita Tokoh’

Hikayat Pemberontak Bergelar Haji

September 01, 2009 By: Iwan Category: Tjerita Tokoh No Comments →

sungai-ciliwung-di-condet-di-zaman-hindia-belanda-fotoDi masa Belanda berkuasa, Betawi banyak melahirkan cerita perlawanan rakyat terhadap ketidakadilan. Sejarah mencatat, sebagian besar upaya pembangkangan itu dipimpin oleh para jagoan bergelar haji.

Engkong Thalib (65) bercerita dalam nada bangga.  Sambil menunjuk reruntuhan gedung tua di pertigaan Condet, ia mengisahkan tentang sebuah perlawanan lama.  Ya, hampir 94 tahun lalu, di tempat yang dikenal sebagai Villa Nova itu, para petani Betawi menyabotase sebuah pesta yang dilakukan oleh orang-orang Belanda.  Peristiwa itulah yang 4 hari kemudian memantik adu nyawa para petani pimpinan Haji Entong Gendut dengan para serdadu marsose Belanda dan centeng-centengnya di Batu Ampar.
(more…)

Share

Allahuyarham Ust. Rahmat Abdullah dan Palestina

July 24, 2008 By: Iwan Category: Tjerita Tokoh No Comments →

Ust. Rahmat Abdullah Ustadz Rahmat Abdullah adalah seorang guru yang perlu ditiru, pembina yang bijaksana, murabbi yang rendah hati, lahir di kampung Betawi daerah Kuningan, Jakarta Selatan, 3 Juli 1953.  Putra kedua dari empat bersaudara dari pasangan Abdullah dan Siti Rahmah.

Beliau pernah menuntut ilmu di pesantren “Perguruan Islam Asy Syafi’iyah”, Bali Matraman, Jakarta Selatan, sekaligus berguru kepada pendiri pesantren Perguruan Islam tersebut, seorang ulama yang tegas dan kharismatik, KH. Abdullah Syafi’i.

Kecintaannya kepada ilmu, dunia pendidikan dan pembinaan (tarbiyah) meyebabkan beliau mengajar di almamaternya dan Darul Muqorrobin, Karet, Kuningan, Jakarta Selatan, serta membina pemuda-pemuda yang berada di sekitar rumahnya.

(more…)

Share

Selamat Jalan Deliar Noer

June 19, 2008 By: Iwan Category: Tjerita Tokoh No Comments →

Deliar NoerSelamat Jalan Deliar Noer

Bila awan tebal telah sirna/matahari menguaknya dengan perkasa/dunia akan cerah.

Bagi penikmat buku-buku politik, bait puisi di atas tentu tak asing.  Kata-kata sarat makna itu tertera di lembaran awal karya monumental Deliar Noer, Partai Islam di Pentas Nasional: Kisah dan Analisis Perkembangan Politik Indonesia 1945-1965.

Pemikir politik yang telah melahirkan sejumlah masterpiece itu telah berpulang ke Rahmatullah, Rabu pagi (18/6), pukul 10.30 WIB, dalam usia 82 tahun.  Inna lillahi wa inna ilaihi raajiun.  Semua berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya.

Namun, seperti bait puisi indah itulah keadaan Deliar Noer saat disemayamkan.  ”Wajah beliau bersih sekali.  Seakan-akan beliau masih bernapas,’‘ tutur pengamat politik, Fachry Ali, usai mengunjungi rumah duka di Jl Swadaya Raya No 7-9, Duren Sawit, Jakarta Timur.

(more…)

Share

Melongok Benyamin Si Biang Kerok

May 26, 2008 By: Iwan Category: Tjerita Tokoh No Comments →

Dia dijuluki biang kerok dan kata itu bercerita banyak tentang dirinya.   Julukan yang berarti “penyebab keributan” itu tidak cuma menunjukkan kenakalannya: menggerakkan pemberontakan atas pakem umum dan formalistis.  Biang kerok juga terkait erat dengan yang disebut oleh Ridwan Saidi sebagai setiar (ikhtiar) dalam memupuk rasa percaya diri yang mendorong terbentuknya pandangan hidup orang Betawi yang “engga hero” alias tidak menghiraukan.

Inilah salah satu kunci membaca Benyamin.   Benyamin memang bukan sekadar nama, dia adalah sebuah pengertian.   Sosok yang merupakan representasi dari tradisi-kebudayaan orang Betawi.   Suksesnya, daya pukaunya, maupun kenakalannya yang genial.   Semua itu adalah buah dari apa yang disebut oleh penulis biografi terkemuka, Rudolf Mrazek, sebagai “struktur pengalaman” atau apa yang telah membudaya dalam diri seseorang, melalui mana ia mengonsepkan dirinya dan masyarakat.

(more…)

Share

Mengenang Sang Murabbi

May 15, 2008 By: Iwan Category: Tjerita Tokoh No Comments →

>

Share

H. Fauzi Bowo

April 30, 2008 By: Iwan Category: Jakarta Kini, Tjerita Tokoh No Comments →

H. Fauzi Bowo

Fauzi Sosok Birokrat yang merakyat  (Gubernur DKI Jakarta – Periode 2007 – 2012)

Keinginan Fauzi Bowo untuk menjadi orang nomor satu di DKI Jakarta akhirnya terwujud.  Fauzi yang berpasangan dengan Prijanto berhasil mengguli pesaingnya Adang Daradjatun-Dani Anwar dalam Pilkada Agustus lalu.  Meski perolehan suara tidak terlalu signifikan, tapi sudah cukup untuk mengantarkan putra pasangan H. Djohari Bowo bin Adipoetro dengan Hj. Nuraini binti Abdul Manaf itu menduduki kursi DKI-1.  Fauzi Bowo merupakan sosok birokrat yang merakyat, bijak, bersahaja, dan agamis.   Fauzi lahir di Jakarta 10 April 1948 dari pasangan H. Djohari Bowo bin Adipoetro dengan Hj. Nuraini binti Abdul Manaf.   Darah Betawi Fauzi Bowo berasal dari garis keturunan sang Ibu yaitu Hj. Nuraini binti Abdul Manaf.   Kakek dari Fauzi Bowo yaitu KH. Abdul Manaf bin Achmad Jabar, adalah seorang Tokoh Nahdlatul Ulama di Jakarta yang berprofesi sebagai pengusaha.   Sementara sang Ayah yaitu H. Djohari Bowo bin Adipoetro berasal dari Malang, Jawa Timur.

(more…)

Share

Stop SOPA